Pages

Sunday, December 9, 2012

Diklat Pasca UKA 2012

Guru-guru di Indonesia yang mengikuti pendidikan pasca uji kompetensi awal (UKA) di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) serta Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik Tenaga dan Kependidikan mendapat nilai di bawah 30 dari skala 100. Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Unifah Rosyidi, dalam kunjungan ke Mataram, Selasa (4/9/2012), mengatakan bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) pasca uji kompetensi awal (UKA) ternyata efektif meningkatkan kompetensi guru yang di bawah rata-rata nasional 42. Bahkan, peningkatan nilai kompetensinya jauh lebih baik dari para guru yang lulus UKA dan ikut pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) di lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK).

"Kita harus yakinkan kepada guru diklat bagi guru yang tidak lulus UKA bukan hukuman. Justru inilah kesempatan bagi guru bisa mendapatkan diklat yang sesuai kebutuhan mereka di bidang pendalaman materi dan pedagogi," kata Unifah.

M Irfan, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Nusa Tenggara Barat, mengatakan para guru yang ikut diklat pasca-UKA umumnya guru SD dan berumur 50 tahun ke atas. Penyelenggaraan diklat diselenggarakan secara bertahap, dimana setiap tahapnya diikuti 90 guru.

Dalam dialog dengan guru terungkap kekhawatiran mereka tidak lulus diklat. "Guru-guru yang sudah tua sebenarnya merasa berat dengan uji komptensi dan diklat. Apalagi kami disandingkan dengan guru muda yang daya serapnya masih bagus. Kami minta supaya ada kebijakan khusus untuk guru senior supaya tidak sekadar melihat hasil ujiannya saja untuk menentukan kelulusan," kata Ismail Amin, salah seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Lombok Tengah.

Read More...

Tuesday, August 28, 2012

Diklat Guru Online

Dari hasil sementara pelaksanaan UKG menyatakan lebih dari 60 persen peserta Uji Kompetensi Guru (UKG) bakal wajib mengikuti diklat online pada 2013. Sebab pelaksanaan UKG merupakan upaya Pemerintah untuk pemetaan untuk peningkatan kemampuan dan perbaikan kualitas pendidikan guru. "Pelaksanaan UKG ini telah berhasil mengaktifkan 2.606 lab komputer sekolah yang nantinya akan kami gunakan sebagai tempat diklat online para guru tahun 2013 nanti," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Guru Syawal Gultom di Jakarta, Senin (6/8/2012).

Gultom juga mengungkapkan, sedikitnya ada 3.500 laboratorium komputer yang telah menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK). Kemudian TUK juga akan difungsikan sebagai diklat pasca UKG berlangsung. "Diklat online yang digelar ini merupakan bagian dari optimasi jardiknas untuk e-learning. Sejauh ini, 2.606 diklat sudah terkoneksi dengan baik, sisanya akan diaktifkan tanggal 8 nanti," terangnya. Ia optimistis program tersebut bakal berjalan dengan baik.

"Tidak ada uang untuk tatap muka, maka kita manfaatkan TUK inilah untuk menjadi sarana diklat bagi para guru kita. Nanti, model belajar apapun, kalau jaringan sudah aktif itu bisa langsung diterima guru," ujarnya.

Diklat guru online akan disampaikan dalam beberapa bagian, di antaranya sistem daring, CD offline interaktif komputer, melalui modul, dan juga tatap muka.

"Dengan empat cara ini maka seluruh guru akan mudah terjangkau untuk mengikuti diklat pada 2013, sesuai amanat UU 14 tahun 2005. Jadi saya tegaskan, 60 persen dari 1.006.211 guru yang terdaftar itu akan ikut wajib diklat," tegasnya.

Read More...